Sel. Nov 30th, 2021
SMAN 3 Langsa Berikan Kuota Internet Kepada 1.005 Siswa dan Pinjamkan 29 Android

ACEHSIANA.COM, Langsa – Guna memperlancar kegiatan Belajar dari Rumah (BDR) selama masa pandemi Covid-19, SMAN 3 Langsa berikan kuota internet gratis kepada 1.005 siswanya. Selain itu sebanyak 29 siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dipinjamkan Android.

Prosesi penyerahan dilakukan secara resmi pada Kamis (6/8) di gedung SMAN 3 Langsa. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Langsa yang diwakili Kasi Pengembangan Mutu Guru dan Tenaga Kependidikan, Hamzah MA dan didampingi oleh Kepala SMAN 3 Langsa, Drs Suhafrinal MPd.


Pemberian paket internet gratis dan android ini tujuan utamanya guna mendukung proses belajar secara daring (online) para siswa menyikapi wabah pandemi Covid-19 dengan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Kepala SMA Negeri 3 Langsa, Drs Suhafrinal MPd mengatakan, kuoata internet ini diberikan kepada seluruh siswa dengan jumlah total 1.005 orang, di mana setiap siswa mendapat paket internet seharga Rp 60 ribu.

Sedangkan untuk pinjam pakai android, sebut dia, hanya diberikan kepada 29 siswa yang benar-benar berasal dari keluarga tidak mampu. Namun begitu, beber dia, pada tahap awal pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS), pinjam pakai android itu baru diberikan kepada 6 siswa terlebih dahulu.

Lalu pada pencairan dana BOS tahap dua nanti, terang Suhafrinal, pihak sekolah akan memberikan pinjam pakai android kepada 19 orang siswa kurang mampu lainnya.

“Untuk kuota internet seharga Rp 60 ribu/siswa ini akan diberikan setiap bulannya. Pemberian ini akan dilakukan hingga berakhirnya wabah Covid-19 nanti,” jelasnya.

Suhafrinal menambahkan, bahwa sebelum tahun ajaran 2020/2021 dimulai dalam suasana pandemi Covid-19, pihaknya memang sudah mempersiapkan segala keperluan untuk proses belajar daring.

Selain itu, bebernya, SMAN 3 Langsa juga telah melakukan langkah-langkah antisipasi dengan menyiapkan protokol kesehatan ketat jika belajar tatap muka (TM) akan diberlakukan.

“Seperti sosialisasi protokol kesehatan Covid-19, pengadaan thermo gun, wastafel setiap kelas, masker, dan faceshield bagi setiap siswa dan guru didik,” ungkapnya.

Hanya saja, terang dia, karena belum berakhirnya wabah Covid-19 sehingga proses pembelajaran TM ditiadakan, maka pihak sekolah memutuskan kebijakan PJJ dengan melakukan program belajar dari rumah kepada para siswa.

“Menyikapi kondisi inilah, maka SMA Negeri 3 Langsa memutuskan untuk memberikan bantuan atau penyerahan kuota internet dan pinjam pakai android kepada para siswa,” ucapnya.

Untuk pendistribusiannya, terang Kepala SMAN 3 Langsa ini, dilakukan melalui mekanisme wali kelas masing-masing yang diberikan bersamaan, baik paket kuota internet maupun pinjam pakai android.

Pihak sekolah berharap, dengan adanya bantuan itu, siswa tidak lagi beralasan tidak ada kuota internet dan android selama mengikuti program BDR selama masa pandemi Covid-19. Sementara untuk pengontrolan belajar secara BDR agar berjalan efektif, maka wali kelas bersama guru bimbingan konseling (BK) akan melakukan pemantauan via WhatsApp grup bidang studi masing-masing.

“Namun kami mengharapkan supaya BDR terhadap siswa ini berjalan lebih efektif, orang tua juga ikut mengontrol keaktifan anak-anaknya di rumah,” tutup Kepala SMA Negeri 3 Langsa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *