Sel. Nov 30th, 2021

ACEHSIANA.COM-BANDA ACEH – Sejak dinyatakan masuk sebagai salah satu nominator Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020 kategori cenderamata terpopuler, rencong batu made in Poltas semakin terkenal.

Sujatmiko, Ketua Pusat Promosi Batu Mulia Indonesia,  mengajak masyarakat Indonesia untuk mendukung kerajinan rencong batu sebagai cenderamata terpopuler di ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020. 

Ia menyebutkan pihaknya mengenal hasil kerajinan ini melalui seorang peneliti bernama Irwan Rosdiana yang kebetulan sedang melakukan kajian terhadap potensi batu marmer di Kabupaten Aceh Selatan beberapa bulan yang lalu.

Karya unik ini berhasil menjadi salah satu nominasi dalam anugerah pesona Indonesia (API) 2020. Untuk itu beliau mengharapkan kepada masyarakat khususnya masyarakat batu mulia agar ikut mendukung produk cenderamata berbahan batu tersebut.

Sebagai mana diketahui, Sujatmiko berhasil melarang ekspor bahan mentah (SK. Menperindag 2004), meningkatkan nilai tambah batu mulia, membentuk Organisasi Masyarakat Batu Mulia Indonesia, Inventarisasi potensi dan jenis batu mulia di seluruh Indonesia, penerbitan 24 jenis batu mulia Indonesia dalam prangko RI (1997-2001), pelatihan kerajinan batu mulia di Bandung,  manufaktur mesin-mesin pemproses batu mulia, sertifikasi batu mulia standard international, sosialisasi lewat FB, FP, Instagram, You Tube, dan lain-lain.

Saat ini Kami dari Ditjen HAKI Kemenhumham sedang menunggu penyelesaian  Dokumen Deskripsi untuk sertifikasi Indikasi Geografis /HAKI Giok Aceh ( Kab Nagan Raya dan Aceh Tengah ). Semoga lancar, kata Sujatmiko.

Menurut Sujatmiko, produk Rencong Aceh Selatan sangat baik karena memanfaatkan batuan lokal. Disamping diolah menjadi rencong batu hendaknya ke depan juga dapat diolah menjadi berbagai macam produk kerajinan yang menggali local wisdomnya.

Cara mendukung Rencong Batu adalah dengan mengetik API 6F kirim ke 99386, atau like dan subscribe akun YouTube APIAward serta like dan follow akun Instagram @apiaward.

Laporan:  Enzuharisman, dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *