Sen. Jun 21st, 2021

ACEHSIANA.COM, Takengon – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah Kabupaten Aceh Tengah akan mengevaluasi setiap pelatihan guru termasuk yang dilaksanakan oleh sekolah. Pernyataan tersebut disampaikan Kasi Pengembangan Mutu Guru Cabdisdik Aceh Tengah, Hendri Putra MPd saat menutup pelatihan pemanfaatan Microsoft Teams yang diselenggarakan oleh SMAN 15 Takengon pada Minggu (19/7) di Takengon.

Menurut Hendri, monitoring penting dilakukan agar perkembangan kompetensi guru dapat dipantau setelah pelatihan.

“Kita sudah membentuk tim untuk melakukan monitoring ini. Kita juga membentuk Tim Pengembang Sekolah di tingkat kabupaten yang akan melakukan monitoring pada setiap sekolah,” ujar Hendri.

Dikatakan Hendri bahwa tuntutan belajar daring dan luring banyak pro kontra. Akan tetapi, tambah Hendri, kombinasi luring dan daring perlu dilakukan dalam menghadapi tantangan abad 21.

“Dinamika roda kehidupan terus berputar. Mari sama-sama kita tingkatkan kompetensi baik di sekolah maupun dalam lingkungan kita,” ajak Hendri.

Lebih lanjut Hendri yang juga Sekretaris Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh Tengah itu menuturkan bahwa semua guru SMAN 15 Takengon sudah masuk anggota IGI. IGI, terang Hendri, punya ciri tersendiri dalam peningkatan kompetensi guru.

“Anggota IGI harus mampu memanfaatkan program pengingkatan kompetensi guru yang dilakukan IGI di tingkat nasional yang mayoritas bersifat online,” pungkas Hendri.

Sebelumnya Kepala SMAN 15 Takengon, Drs Supardi menegaskan bahwa guru tidak boleh memaksa siswa untuk menggunakan aplikasi tertentu dalam pembelajaran. Guru, kata Supardi, harus memahami kondisi anak dan lingkungan.

“Microsoft Teams sangat mempermudah guru dalam melakukan pembelajaran. Metode apapun yang terbaik harus dilakukan guru sehingga materi pembelajaran dapat tersampaikan kepada anak,” terang Supardi.

Zulkifli mewakili peserta menyampaikan bahwa kehadiran instruktur yang memfasilitasi pelatihan Microsoft Teams membuka ruang dan wawasan untuk memilih metode daring yang mudah.

“Instruktur membawa diri seperti kekeluargaan yang tidak dapat diukur. Kedekatan antara instruktur dengan peserta tidak kaku. Kalau ada sesuatu yang baru jangan segan berbagi dengan kami,” pinta Zulkifli.

Selama tiga hari guru SMAN 15 Takengon dilatih pemanfaatan Microsoft Teams dan penyusunan RPP satu halaman oleh Ketua IGI Kota Lhokseumawe, Jon Darmawan SPd MPd. Darmawan juga memberikan aplikasi RPP satu halaman berikut cara menggunakannya. Aplikasi itu dikembangkan oleh anggota IGI Kota Banda Aceh, Jhon Abdi SPd., MPd. (*)

Editor: Ami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *