Jum. Okt 22nd, 2021
ACEHSIANA.COM, Krueng Geukuh – Menjelang tahun ajaran baru 2020/2021, SMAS Iskandar Muda atau lebih dikenal dengan SMA PIM melatih guru tentang penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) inspiratif atau RPP satu halaman. Selain itu para guru juga dilatih penerapan Belajar dari Rumah (BDR) menggunakan fasilitas Google. Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 8-9 Juli 2020 di gedung SMAS Iskandar Muda. Mereka dilatih oleh Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Lhokseumawe, Jon Darmawan SPd MPd. Kepala SMAS Iskandar Muda, Salmiati SPd menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan agar para guru mampu menyusun RPP satu halaman yang menginspirasi guru dan peserta didik sesuai dengan panduan dari Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Saya berharap para guru mampu menerapkan RPP satu halaman dalam pembelajaran di kelas mulai tahun ajaran baru nanti. Aplikasikan RPP inspiratif ini untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan kita,” pinta Salmiati pada peserta pelatihan. Dikatakan Salmiati bahwa pola pembelajaran pada tahun ajaran baru belum dapat dipastikan apakah tatap muka atau BDR. Salmiati meminta para guru untuk menyiapkan perencanaan untuk kedua pola tersebut. “BDR menggunakan Google ini tetap kita pelajari untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Jika BDR diperpanjang, maka guru sudah siap melakukannya menggunakan fasilitas Google,” ujar Salmiati. Lebih lanjut Salmiati menegaskan bahwa pembelajaran berbasis daring menggunakan Google hendaknya tetap dapat dilakukan meskipun pembelajaran sudah dapat dilaksanakan secara tatap muka. Banyak kemudahan, pungkas Salmiati, yang dapat dilakukan guru dan siswa menggunakan fasilitas Google. Amatan acehsiana.com, peserta pelatihan sangat antusias saat menyusun RPP inspiratif dan belajar daring menggunakan Google. Fasilitator saat melatih BDR menggunakan Google, langsung meminta guru untuk mempraktikkan ilmu saat itu juga. Adapun fasilitas Google yang dilatih pada guru diantaranya Google Classroom, Google Meet, Speech to text menggunakan Google docs, Google Form untuk membuat formulir dan soal digital, dan beberapa fasilitas Google lainnya. (*) Editor: Ami

ACEHSIANA.COM, Krueng Geukuh – Menjelang tahun ajaran baru 2020/2021, SMAS Iskandar Muda atau lebih dikenal dengan SMA PIM melatih guru tentang penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) inspiratif atau RPP satu halaman. Selain itu para guru juga dilatih penerapan Belajar dari Rumah (BDR) menggunakan fasilitas Google.

Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 8-9 Juli 2020 di gedung SMAS Iskandar Muda. Mereka dilatih oleh Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Lhokseumawe, Jon Darmawan SPd MPd.

Kepala SMAS Iskandar Muda, Salmiati SPd menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan agar para guru mampu menyusun RPP satu halaman yang menginspirasi guru dan peserta didik sesuai dengan panduan dari Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Saya berharap para guru mampu menerapkan RPP satu halaman dalam pembelajaran di kelas mulai tahun ajaran baru nanti. Aplikasikan RPP inspiratif ini untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan kita,” pinta Salmiati pada peserta pelatihan.

Dikatakan Salmiati bahwa pola pembelajaran pada tahun ajaran baru belum dapat dipastikan apakah tatap muka atau BDR. Salmiati meminta para guru untuk menyiapkan perencanaan untuk kedua pola tersebut.

“BDR menggunakan Google ini tetap kita pelajari untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Jika BDR diperpanjang, maka guru sudah siap melakukannya menggunakan fasilitas Google,” ujar Salmiati.

Lebih lanjut Salmiati menegaskan bahwa pembelajaran berbasis daring menggunakan Google hendaknya tetap dapat dilakukan meskipun pembelajaran sudah dapat dilaksanakan secara tatap muka. Banyak kemudahan, pungkas Salmiati, yang dapat dilakukan guru dan siswa menggunakan fasilitas Google.

Amatan acehsiana.com, peserta pelatihan sangat antusias saat menyusun RPP inspiratif dan belajar daring menggunakan Google. Fasilitator saat melatih BDR menggunakan Google, langsung meminta guru untuk mempraktikkan ilmu saat itu juga.

Adapun fasilitas Google yang dilatih pada guru diantaranya Google Classroom, Google Meet, Speech to text menggunakan Google docs, Google Form untuk membuat formulir dan soal digital, dan beberapa fasilitas Google lainnya. (*)

Editor: Ami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *