Ming. Okt 17th, 2021
Kepala SD Bener Meriah Meninggal Setelah Menyelamatkan Cucu dan Istri nya

ACEHSIANA.COM, Bener Meriah – Kepala SD Bener Meriah Meninggal Setelah Menyelamatkan Cucu dan Istri nya.Seorang warga Kampung Timang Gajah Dua, Kecamatan Gajah Putih, Bener Meriah, meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumahnya, Senin (22/6) sekira pukul 01.30 Wib.

Korban kebakaran tersebut adalah Bantasyam (57) yang berprofesi sebagai Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Timang Gajah, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah.

Dalam peristiwa naas tersebut, korban sempat menyelamatkan cucunya yang berumur 7 tahun berserta istrinya.

Korban kembali lagi ke dalam rumahnya dengan cara menerobos kobaran api yang semakin membesar dengan alasan untuk mengambil Berkas SK PNS serta berkas-berkas penting lainnya.

Besar Kemungkinan korban terperangkap di dalam rumahnya yang terbakar sehingga jenazah ditemukan dalam kondisi telungkup di dalam rumahnya yang sudah hangus terbakar.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kapolsek Timang Gajah, Ipda H Selode Ilen SE kepada Wartawan, Senin (22/6) di lokasi TKP menyampaikan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 01 30 Wib dini hari.

Berdasarkan laporan anggota, satu unit rumah semi permanen di Timang Gajah Dua, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah Ludes terbakar dan mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

Disebutkannya, untuk korban, menurut keterangan beberapa saksi, bahwa korban sempat menyelamatkan cucu dan istrinya keluar dari rumah yang terbakar.

Setelah menyelamatkan cucu dan istrinya Kemudian korban teringat ada SK PNS di dalam rumahnya, dan korban kembali lagi ke dalam rumah untuk mengambil SK tersebut.

“Dugaan sementara korban terjebak di dalam rumahnya yang sedang terbakar.

Mungkin korban saat itu terjebak dengan dengan asap ataupun api, saat ditemukan korban dalam kondisi terlungkup,” Kapolsek Timang Gajah, Ipda H Selode Ilen SE.

Lanjutnya, korban saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Munyang Kute, Kabupaten Bener Meriah menggunakan mobil ambulance PSC 119.

“Selanjutnya korban akan kita lakukan otopsi terlebih dahulu, kemudian setelah itu baru kita serahkan ke pihak keluarganya,” sebutnya.

Ia menambahkan, untuk sumber api sementara ini masih dalam penyelidikan.

Pantauan Sementara di lokasi kejadian, ratusan masyarakat di kampung tersebut berbondong-bondong untuk melihat langsung peristiwa kebakaran yang menggemparkan tersebut.

Dalam peristiwa kebakaran yang merenggut satu nyawa itu, tim BPBD Bener Meriah menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran.

Ami

By Ami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *