Rab. Jul 6th, 2022

KESEHATAN – Banyak orang menyukai petai meskipun makanan yang satu ini bisa bikin bau mulut, selain itu ternyata juga bisa memicu penyakit mengerikan.

Bukan tanpa alasan banyak orang di Indonesia suka menyantap petai, baik sebagai lalapan atau hanya sekadar dimakan.

Namun, siapa sangka petai ternyata memiliki dampak mengerikan bagi kesehatan tubuh manusia.

Bahkan, salah satu dampak terburuknya adalah bisa menyebabkan seseorang mengalami gagal ginjal.

Masyarakat Indonesia memiliki beragam cara menyajikan petai, mulai dari direbus, digoreng, dibakar atau hanya menjadi lalapan segar.

Namun demikian, tidak sedikit masyarakat yang menjauhi makanan ini karena baunya yang khas dan manfaat kesehatan.

Petai sebenarnya mengandung zat gizi makro yang lengkap meliputi karbohidrat, protein dan lemak.

Selain itu, protein yang terdapat didalamnya menjadikan petai sebagai zat pembangun pengganti sel rubuh yang rusak.

Tak berhenti disitu, petai bahkan memiliki kandungan magnesium dan kalsium yang cukup tinggi, tentunya sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang.

Bagi para ibu hamil, petai sangat cocok dikonsumsi karena mengandung omega 3 yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan mata serta otak janin.

Meski demikian, konsumsi petai secara berlebihan bisa memberikan dampak berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Dilansir BolaStylo.com dari Suar.id, berikut ini beberapa dampak berbahaya jika mengonsumsi petai secara berlebihan.

Gagal Ginjal 

Petai dikenal sebagai salah satu jenis makanan yang meningkatkan selera makan seseorang, karena mengandung asam djenkolic.

Juga kaya akan asam amino yang didalamnya terkandung zat sulfur yang sedikit beracun.

Jika petai terlalu banyak dikonsumsi, maka konsentrasi tinggi zat sulfur bisa mengakibatkan gagal ginjal akut.

Tak hanya itu, kondisi tersebut juga memicu munculnya penyakit lain seperti asam urat, obstruksi kemih dan nyeri spasmodik.Sakit Perut

Banyak orang tak ragu menyantap petai secara mentah, kebiasaan ini ternyata juga bisa menimbulkan bahaya.

Jika petai tidak diolah secara bersih, kemungkinan besar cacing dan bakteri masih menempel.

Selain itu, kandungan karbohidrat kompleks mampu membentuk gas di perut, hal ini menimbulkan sensasi tersengat dan kembung.

Sakit Kepala dan Rematik

Memiliki rasa yang menggoda selera makan, terlalu sering mengonsumsi petai bisa memicu seseorang terkena rematik.

Sangat disarankan untuk menghindari olahan petai dan pilih sajian lalapan yang tidak kalah nikmat.

Mengonsumsi petai secara berlebihan juga bisa menyebabkan sakit kelapa, hal ini bisa menjadi alasan untuk tidak terlalu sering mengonsumsinya.

Meningkatkan Kadar Asam Urat

Petai merupakan jenis makanan yang tinggi asam amino, selain itu juga mengandung purin dengan tingkat sedang sampai tinggi.

Makanan yang kaya akan kandungan purin bisa meningkatkan kadar asam urat, meski tak mengurangi manfaat yang diberikan.

Namun demikian, sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *