Ming. Okt 17th, 2021
Universitas Pedjadjaran (Unpad) Siapkan Skema Kegiatan di Kampus, Menjelang New Normal

ACEHSIANA.COM, BANDUNG– Universitas Pedjadjaran (Unpad) Siapkan Skema Kegiatan di Kampus, Menjelang New Normal. Universitas Padjadjaran (Unpad) menyiapkan skenario tatanan normal baru atau disebut dengan new normal pada kegiatan kampus. Dalam hal ini, Unpad membuat tiga tahapan dalam penyelenggaraan new normal di wilayah kampus.

Rektor Unpad Rina Indiastuti mengatakan tahapan pertama masa disrupsi tanggap COVID-19 pada Level C dari Maret hingga Juli 2020.

“Pada tahap tersebut, Unpad menutup sebagian besar aktivitas di kampus dan mengganti metode pembelajaran dengan menggunakan daring,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (7/6/).

Lebih lanjut, Rina mengatakan, Unpad bersiap masuk ke tahap rekonstruksi tatanan kampus yang baru (Level B) mulai Semester Ganjil 2020/2021. Pada level ini, jika kondisi pandemi tidak memburuk akses kampus dibuka terbatas dengan mamatuhi protokol kesehatan.

Kemudian, laboratorium riset kembali diaktifkan. Pendidikan profesi dan pascasarjana akan dibuka terbatas dengan konsep perkuliahan menggunakan kombinasi antara tatap muka dan daring.

“Pada level B kita melatih perubahan perilaku, perubahan cara, dan sikap produktif tetapi tetap aman dan sehat,” kata Rina.

Kemudian, jika ada kelonggaran tahap selanjutnya menuju tatanan kampus yang baru (Level C). Rina mengatakan kampus sepenuhnya dibuka. civitas akademika kembali ke kampus dengan protokol kesehatan yang ketat dan perilaku normal baru. Layanan pendidikan tetap menggunakan metode kombinasi (tatap muka dan daring).

Disisi lain, Ketua Tim Satgas COVID-19 Unpad Setiawan menyampaikan tim satgas telah menyiapkan dua aplikasi. Pertama aplikasi pelatihan singkat (crash course) bersertifikat.

“Aplikasi yang masih dalam tahap pengembangan ini rencananya akan menjadi sarana warga Unpad untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap COVID-19. Platformnya akan memanfaatkan aplikasi E-learning di Unpad. Kita ingin masyarakat kampus punya literasi yang baik,” kata Setiawan.

Setiawan mengatakan, aplikasi lain yang berguna untuk warga Unpad agar tetap aman dan sehat selama beraktivitas di kampus yaitu Amari. Melalui aplikasi ini pemantauan secara berkala terkait kondisi kesehatan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan yang berkaitan dengan gejala COVID-19.

Ami

By Ami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *