Jum. Jul 1st, 2022
Cabdisdik Lhokseumawe Lakukan Kegiatan Donor Darah

ACEHSIANA.COM, Lhokseumawe – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah Kota Lhokseumawe melakukan kegiatan donor darah. Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Utara. Donor darah berlangsung di kantor Cabdisdik Wilayah Kota Lhokseumawe pada Rabu (3/6).

Kepala Cabdisdik Wilayah Kota Lhokseumawe, Anwar MPd menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh guru SMA/SMK/SLB dan karyawan dalam lingkungan Cabdisdik Wilayah Kota Lhokseumawe. Kegiatan tersebut, kata Anwar, terlaksana sebagai wujud kepedulian sosial dimasa pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19).

“Berdasarkan data, PMI mengalami kekurangan darah. Hal ini akibat terjadinya penurunan pendonor darah hingga mencapai 50% di wilayah Lhokseumawe. Oleh karena itu kita melakukan donor darah guna membantu meringankan persediaan darah di PMI,” ujar Anwar.

Dikatakan Anwar, kegiatan donor darah yang dilakukan tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19 dari Kementerian Kesehatan. Para pendonor, tambah Anwar, harus memakai masker dan mencuci tangan terlebih dahulu menggunakan hand sanitizer.

“Para pendonor diperiksa terlebih dahulu sebelum mendonorkan darah. Banyak pendonor yang tidak dapat mendonorkan darah akibat belum memenuhi standar ketetapan yang diterapkan PMI. Kita menargetkan terkumpul 50 kantong darah berdasarkan daftar hadir meskipun hanya 30 kantong yang terkumpul,” sebut Anwar.

Lebih lanjut Anwar menerangkan bahwa terdapat beberapa penyebab sebagian pendonor yang hadir tidak dapat mendonorkan darahnya. Diantaranya, tutur Anwar, tekanan darah yang kurang stabil, serta belum mencapainya masa toleransi yang dibolehkan berdasarkan SOP pendonor.

“Bagi pendonor yang rutin 5 kali mendonorkan darahnya akan kita apresiasi dalam bentuk sertifikat penghargaan dari Cabdisdik Wilayah Kota Lhokseumawe,” pungkas Anwar.

Anwar mengharapkan agar kegiatan donor darah kerjasama dengan Unit Donor Darah dengan PMI dapat berlangsung secara rutin per dua bulan sekali. Darah yang terkumpul, tutup Anwar, diharapkan mampu membantu memenuhi ketersediaan darah. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *