Jum. Jul 1st, 2022

ACEHSIANA.COM, Lhokseumawe – Sebanyak 1591 siswa SMK Lhokseumawe mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2020. Sementara 20 siswa dari total 1611 siswa SMK yang terdaftar tidak hadir. UNBK SMK berlangsung pada tanggal 16 – 19 Maret 2020.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Kota Lhokseumawe, Anwar MPd menjelaskan bahwa para siswa tidak hadir dengan berbagai alasan seperti sakit, sudah menikah, mengundurkan diri, dan bahkan ada yang sudah meninggal dunia.

“9 siswa dari 20 orang tersebut mengundurkan diri, sementara 11 siswa akan mengikuti Ujian Nasional (UN) susulan. Mereka mengundurkan diri karena sudah menikah dan meninggal dunia,” ujar Anwar.

Dikatakan Anwar bahwa pelaksanaan UNBK jenjang SMK di Lhokseumawe berjalan lancar tanpa kendala. Kadis Pendidikan Aceh, kata Anwar, bahkan ikut memantau UNBK pada Selasa (17/3).

“Ucapan terima kasih kami ucapkan kepada pihak PLN dan Telkomsel atas kerjasamanya dalam menyukseskan UNBK di Lhokseumawe. Demikian juga kepada para proktor dan teknisi UNBK yang telah bekerja keras demi terselenggaranya UNBK dengan lancar. Alhamdulillah pelaksanaan sudah sukses, semoga hasil juga akan sukses,” tutur Anwar.

Anwar menambahkan bahwa Uji Kompetensi Keahlian (UKK) SMK tahun 2020 menunggu edaran Dinas Pendidikan Aceh. Anwar meminta siswa SMK untuk mempersiapkan diri mengikuti UKK.

Terkait lockdown sekolah sebagaimana Edaran Dinas Pendidikan Aceh, Anwar meminta setiap siswa untuk belajar dirumah menggunakan pembelajaran jarak jauh atau dalam jaringan (daring). Setiap guru, lanjut Anwar, harus melaporkan kegiatan pembelajaran jarak jauh tersebut.

“Saya meminta para siswa SMA/SMK/SLB di Lhokseumawe untuk mengikuti anjuran Kementerian Kesehatan agar terhindar dari pandemi Covid-19. Selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan, berolahraga, konsumsi makanan sehat dan bergizi, dan yang paling penting selalu berwudhu,” pungkas Anwar.

UNBK di Sabang
Sementara itu pelaksanaan UNBK SMK di Sabang diikuti 79 siswa dimana 1 siswa tidak hadir sampai hari terakhir. Kacabdisdik Sabang, Abdul Hamid SPd MPd menerangkan bahwa siswa yang tidak hadir diberi kesempatan mengikuti UNBK Susulan pada tanggal 7 – 8 April 2020.

“Kelancaran UNBK di Sabang tidak terlepas dari kerjasama dengan berbagai pihak. Diantaranya Pemerintah Kota Sabang, PLN, Telkomsel, pengawas, protor dan teknisi UNBK. Saya mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya sehingga UNBK di Sabang berjalan dengan lancar,” jelas Hamid. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *