Rab. Jul 6th, 2022

ACEHSIANA.COM, ACEH BESAR- Keterbasan terkadang menjadi kekuatan bagi mereka yang kreatif. Seperti siswa yang berasal dari pulau terluar ini. Siswa Pulo Aceh ini menciptakan teh celup dari daun kelor.

Daun Kelor memang telah lama digunakan sebagai obat-obatan tradisional. Daun tersebut kaya akan antioksidan yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan dapat melindungi sel dari kerusakan.

Daun kelor mengandung banyak vitamin dan mineral penting. Contohnya vitamin C yang 7 kali lebih banyak daripada jeruk dan kalium yang 15 kali lebih banyak daripada pisang.

Daun kelor juga memiliki kalsium, kalium, protein, zat besi, dan asam amino yang membantu tubuh menyembuhkan serta membangun otot.

Saat ini banyak yang membudidayakan daun kelor, seperti yang dilakukan oleh siswa dan guru SMA Negeri 1 Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar.

Bismi Aulia salah satu guru di SMAN 1 Pulo Aceh mengatakan, bahwa mereka memanfaatkan lahan kosong sekolah bersama siswa menanam pohon kelor dan membuat teh celup.

“Selama ini banyak orang memanfaatkan untuk dikonsumsi sebagai sayur, tapi kita mencoba mengembangkannya menjadi teh celup”, ungkap Bismi.

Dikatakan Bismi bahwa cara membuat teh daun kelor cukup mudah, pertama daun kelor segar dibersihkan, kemudian dikeringkan dengan tidak langsung kena matahari, setelah itu baru ditumbuk hingga menjadi serbuk.

Rita Wahyuni, guru yang pembimbing siswa membuat teh daun kelor, menyebutkan bahwa untuk menikmati teh daun kelor ini bisa juga diolah jadi teh sanger dengan menggunakan sedikit susu dan gula.

“Secara tradisional, khasiat daun kelor telah dimanfaatkan sebagai obat untuk diabetes, peradangan jangka panjang, infeksi bakteri, virus, dan jamur, nyeri sendi, kesehatan jantung, serta kanker, tapi saat ini kita kembangkan menjadi teh celup”, ungkap Rita yang memprakarsai program ini.

Sementara itu, Anwar, S.Pd Kepala SMAN 1 Pulo Aceh menyambut baik usaha yang dikembangkan oleh siswa dan gurunya dalam mengolah daun kelor menjadi teh.

“Kita mengapresiasi setiap langkah kreatif dan inovasi dari siswa dan guru apalagi pembuatan teh celup kelor ini merupakan bagian dari pelajaran prakarya dan kewirausahaan dimana manfaatnya itu untuk menumbuhkan sifat inovatif serta juga kreatif anak,” sambung Anwar.

Anwar menambahkan hal yang paling utama dari setiap inovatif di sekolah adalah melatih kecerdasan dan motorik siswa.

“Kita mengharapkan dengan adanya kreativitas dan inovasi seperti ini, sehingga terbuka peluang usaha yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat”, pungkas Anwar. (*)

Kontributor: Fitriadi
Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *