Rab. Jul 6th, 2022

ACEHSIANA.COM, Tapaktuan – Penjualan produk madu hutan asli Buloh Seuma, Aceh Selatan secara resmi dilaunching. Launching produk tersebut dilakukan oleh Plt Bupati ceh Selatan, Tgk Amran, pada Senin (16/3) di kampus Politeknik Aceh Selatan (Poltas).

Dalam rilis yang diterima acehsiana.com dari Direktur Poltas, Dr Muhammad Yasar STP MSc, bahwa pasca launching produk tersebut langsung laris manis. Bahkan, kata Yasar, semua stock yang disediakan untuk proses launching laku terjual.

“Saat proses launching berlangsung terjual sebanyak sepertiga dari produk yang dibeli oleh para tamu undangan yang hadir. Namun setelah prosesi launching selesai banyak yang memesan secara online baik melalui media sosial maupun melalui narahubung. Umumnya pesanan tersebut berasal dari luar Aceh Selatan,” ujar Yasar.

Saat ditanya tentang respon masyarakat terkait produk madu hutan asli tersebut, Yasar berpendapat produk yang laris manis membuktikan bahwa produk madu tersebut memang sudah dikenal oleh masyarakat.

Plt. Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran dalam sambutannya mengatakan bahwa produk madu tersebut sebagai salah satu produk unggulan Aceh Selatan. Menurut Amran, dengan adanya perbaikan teknologi kemasan dan brand, maka madu tersebut dapat dengan mudah menembus pasar.

“Selama ini saya sering menjadikan madu ini sebagai buah tangan, namun disebabkan kemasan dan brand yang kurang menarik terasa kurang elegan. Kita berharap ke depan melalui pembinaan inovasi yang dilakukan Poltas, dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkas Amran.

Pada kesempatan tersebut, Tgk Amran tidak lupa menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kelestarian dan keaslian sehingga madunya juga tetap lestari.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa madu  Buloh Seuma merupakan madu hutan asli yang diperoleh dari rimba pedalaman Buloh Seuma. Madu ini dipanen secara tradisional oleh petani yang berada disekitar kawasan hutan raya Leuser. Lalu melalui kelompok Jaringan Madu Hutan Buloh Seuma (JMHB) yang dibina oleh Poltas dan Usaid Lestari, madu terbaik inipun dikemas dan dipasarkan secara lebih baik. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *