Ming. Okt 17th, 2021

ACEHSIANA.COM, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa siswa SMPN 1 Turi saat kegiatan susur Sungai Sempor. Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Nadiem pada Sabtu (22/2) di Jakarta.

Menurut Nadiem, Kemdikbud telah melakukan kerjasama dengan pihak pemerintah daerah Kabupaten Sleman, DIY Yogyakarta maupun pihak-pihak terkait lainnya. Kerjasama tersebut, kata Nadiem, untuk memastikan lancarnya proses evakuasi dan penanganan para korban.

“Saya menyampaikan belasungkawa dari lubuk hati yang paling dalam atas musibah ini. Semoga orang tua serta keluarga siswa yang menjadi korban jiwa dapat diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini, Kita telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk memprioritaskan proses evakuasi dan penanganan korban,” ujar Nadiem.

Dikatakan Nadiem bahwa insiden tersebut diharapkan menjadi contoh bagi setiap sekolah berhati-hati dan waspada dalam melaksanakan aktivitas di luar sekolah.

“Saya meminta sekolah harus benar-benar memastikan semua kegiatan di bawah pembinaan sekolah agar dapat mengutamakan keamanan dan keselamatan siswa. Hal itu yang paling penting. Jadi setiap kegiatan diluar sekolah harus dipertimbangkan secara matang,” pungkas Nadiem.

Sebagaimana diketahui bahwa sekitar 249 siswa SMPN 1 Turi hanyut terbawa arus sungai Sempor Kabupaten Sleman, DIY Yogyakarta pada Jumat (21/2) sore. Beberapa siswa dinyatakan meninggal dunia, sebagian terluka, dan yang lainnya belum ditemukan. Insiden tersebut terjadi akibat meluapnya sungai Sempor. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *