Rab. Jan 19th, 2022
Kurikulum Baru, Informatika Jadi Pelajaran Wajib

ACEHSIANA.COM, Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menggunakan teknologi terkini dalam pendidikan. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kemdikbud, Gogot Suharwoto, dalam Seminar Tren Edutech 2020: Menuju Indonesia Maju pada Kamis (20/2) di Jakarta.

Menurut Suharwoto, Kemdikbud telah melakukan transformasi digital dalam layanan pendidikan. Diantaranya, lanjut Suharwoto, meliputi akses, mutu dan relevansi, serta tata kelola pendidikan.

“Akses misalnya BOS Afirmasi, BOS Kinerja, BOS Reguler, bantuan tik sekolah. Mutu dan relevansi seperti PembaTIK, dan MembaTIK. Sementara tata kelola seperti Dapodik, dan e-rapor,” ujar Suharwoto.

Dikatakan Suharwoto, Pustekom yang dipimpinnya juga menggunakan teknologi terkini dalam dunia pendidikan. Misalnya, lanjut Suharwoto, menerapkan teknologi cloud computing dalam penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), e-rapor, dan sebagainya.

“Kita juga menggunakan teknologi kecerdasan buatan sebagai kunci layanan pembelajaran berbasis personalisasi. Sementara Internet of Things (IoT) mendukung pembelajaran yang kolaboratif dan kreatif di kelas juga kita kembangkan,” pungkas Suharwoto.

Lebih lanjut Suharwoto menuturkan bahwa terdapat beberapa tantangan dalam dunia pendidikan di Indonesia. Misalnya, ungkap Suharwoto, terjadinya kesenjangan kebutuhan konten pembelajaran dan bahan ajar guru, kesenjangan kompetensi TIK guru, kesenjangan generasi antara siswa, guru dan orang tua, dan kesenjangan kondisi geografis. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *