Ming. Okt 17th, 2021

ACEHSIANA.COM, Lhokseumawe – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kota Lhokseumawe, menggelar rapat koordinasi persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2020 bersama seluruh kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan operator UNBK. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor Cabdindik Lhokseumawe pada Selasa (18/2).

Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Cabdindik Lhokseumawe, Jamaluddin SPd MM menjelaskan bahwa setiap sekolah di wilayahnya wajib mempersiapkan UNBK secara maksimal. Persiapan tersebut diantaranya mengikuti simulasi, gladi bersih, serta pemenuhan sarana dan prasarana UNBK secara maksimal.

“UN tahun ini merupakan yang terakhir kalinya digelar. Pemerintah akan mengganti UN dengan Asesmen Kompetensi Minimal dan Survey Karakter mulai tahun depan. Mari kita siapkan semaksimal mungkin agar UN terakhir ini memperoleh hasil yang terbaik,” ujar Jamaluddin.

Jamaluddin menambahkan bahwa komposisi UN tahun ini terdiri atas soal pemahaman sebesar 25 – 30%, soal aplikasi sebanyak 50 – 60%, dan soal penalaran atau HOTS sebanyak 10 – 15%.

“Evaluasi UN tahun lalu terdapat beberapa kendala. Diantaranya simulasi seharusnya digunakan untuk mengenalkan penggunaan aplikasi, sementara banyak sekolah menganggap sebagai try out. Pengawas UNBK juga longgar sehingga terdapat siswa yang memfoto soal UNBK dan menyebarkannya di media sosial. Tahun ini kita minimalisir kekurangan tersebut,” pungkas mantan Kepala SMKN 4 Lhokseumawe itu.

Jamaluddin juga menyinggung soal UNBK yang berintegritas tinggi tetapi tidak diimbangi dengan prestasi akademik yang tinggi. Jamaluddin berharap semakin tinggi integritas UNBK maka semakin tinggi pula prestasi akademik siswa SMA/SMK se-Kota Lhokseumawe. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *