Rab. Jul 6th, 2022

ACEHSIANA.COM, Surabaya – Politeknik Aceh Selatan (Poltas) berencana mengembangkan industri perkapalan di Aceh Selatan. Rencana tersebut akan dibantu oleh Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS). Kesiapan PPNS membantu Poltas mengembangkan industri perkapalan sebagaimana disampaikan Direktur PPNS, Ir Eko ulianto MSc MRINA saat menerima kunjungan Direktur Poltas Dr Muhammad Yasar MSc pada Selasa (28/1) di Surabaya.

Menurut Direktur Poltas, kunjungan tersebut pada dasarnya untuk menjemput mahasiswa Poltas yang baru selesai mengambil kuliah selama tiga semester di PPNS. Poltas, kata Yasar, sudah menjalankan kerjasama tersebut dengan mengirimkan  sejumlah mahasiswanya untuk belajar di PPNS.

“Mahasiswa Poltas belajar teknik perkapalan. Harapan kita nanti para mahasiswa yang dikirim khusus tersebut dapat mengembangkan ilmu dan keterampilannya untuk mewujudkan industri perkapalan di Aceh Selatan,” ujar Yasar.

Lebih lanjut Yasar menambahkan bahwa sebagai salah satu daerah yang memiliki garis pantai yang sangat panjang, banyak masyarakat Aceh Selatan berprofesi sebagai nelayan.

“Bahan baku pembuatan kapal nelayan tradisional berbasis kayu semakin sulit didapat. Sementara pembuatan kapal berbasis fiber harganya kurang terjangkau akibat tidak tersedianya industri pembuatan,” jelas Yasar yang masih aktif sebagai Dosen Unsyiah itu.

Yasar berkeyakinan bahwa melalui kerjasama dengan PPNS, Poltas mampu menyediakan sumber daya manusia yang handal. Tinggal saja, sambung Yasar, dukungan pemerintah untuk mendirikan industri perkapalan.

“Program seperti ini dapat terus dilanjutkan.  Walaupun untuk sementara waktu program lanjutannya masih menunggu kebijakan Gubernur terkait perubahan skema peruntukan beasiswa di BPSDM. Pemerintah Aceh dapat mengembalikan sistem beasiswa untuk pendidikan vokasi seperti sebelumnya, karena hasilnya dapat dilihat dan dibuktikan dengan jelas,” pungkas Yasar. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *