Sen. Mei 23rd, 2022

ACEHSIANA.COM, Tapaktuan – Aceh Selatan menyimpan sejuta pesona wisata. Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia ini memiliki keindahan alam yang tiada duanya. Objek-objek wisata di Aceh Selatan terus bermunculan. Salah satu objek wisata yang baru ditemukan dan sudah viral di media sosial adalah objek wisata Tangga Seribu.

Objek wisata ini terletak di Gampong Ie Jeureuneh Kecamatan Trumon Tengah, Aceh Selatan. Meskipun sudah sangat viral, tetapi Pemerintah Aceh Selatan belum mengoptimalkan potensi objek wisata ini. Transportasi menuju Tangga Seribu masih alami dan belum dibenahi. Akses yang sulit tentu menurunkan minat pengunjung.

Direktur Politeknik Aceh Selatan (Poltas), Dr Muhammad Yasar MSc, meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan untuk segera membangun jalan agar transportasi menuju Tangga Seribu mudah dilalui. Yasar menyebutkan bahwa saat ini kondisi jalan semakin parah dibandingkan saat ia kunjungi pada September 2019. Menurut Yasar, hal itu disebabkan oleh ketiadaan saluran air sehingga seluruh badan jalan digerus air hujan.

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Yasar kepada Kepala Dinas Pariwisata Aceh Selatan, Safril SSos saat meninjau lokasi air terjun Tangga Seribu pada Sabtu (25/1) yang berhasil diviralkan oleh Komunitas Wisata Tuan Tapa. Permintaan tersebut turut diaminkan oleh Camat Trumon Tengah dan Geuchik Ie Jeureuneh.

“Kita semua berharap kondisi badan jalan ini segera diperbaiki agar semua orang dapat mengakses lokasi Tangga Seribu dengan mudah dan lancar. Terlebih lagi kawasan ini sudah viral dan mendunia yang dapat memberikan manfaat besar bagi Aceh Selatan,” ujar Yasar.

Kadis Pariwisata Aceh Selatan, Safril, berjanji bahwa pihaknya segera merespon masukan masyarakat khususnya warga Ie Jeureuneh. Safril mengaku bahwa meski baru saja dilantik, tetapi ia sudah diperintahkan oleh Plt Bupati Aceh Selatan untuk segera meninjau kawasan yang sudah viral ini.

“Saat pelantikan, Plt Bupati Aceh Selatan Tgk Amran memerintahkan saya untuk segera meninjau kawasan air terjun Tangga Seribu untuk menginventarisir kebutuhan sebagai objek wisata baru. Hal ini menunjukkan bahwa Pemkab Aceh Selatan memiliki perhatian yang serius untuk mengembangkan kawasan ini sebagai kawasan ekowisata,” tutup Safril. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *