Rab. Jul 6th, 2022

ACEHSIANA.COM, Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr Taqwallah MKes mewakili Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, melantik 440 kepala SMA/SMK/SLB se-Aceh. Pelantikan tersebut berlangsung di Anjong Monmata, Banda Aceh, pada Jumat (10/1) sore. Saat pelantikan turut didampingi Kepala Cabang Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten/Kota masing-masing.

Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, dalam sambutan yang dibacakan Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes, meminta kepada para kepala sekolah yang baru dilantik untuk menjadi kepala sekolah Bersahaja (BEREH luar dalam, sabar dan tekun capai prestasi, harus nyaman guru, jaminan aktifitas belajar dan jaminan terhadap kelompok rentan).

“Kepala sekolah harus mampu mewujudkan sekolah yang Bereh dan Bersahaja. Dengan demikian diharapkan program Unggulan Aceh Carong untuk mewujudkan generasi muda Aceh yang cerdas, berdaya saing, serta mampu mengukir prestasi di tingkat nasional dan regional melalui pendidikan yang berkualitas kerja,” ujar Nova.

Dikatakan Nova bahwa seorang kepala sekolah dengan peran strategis pada satuan pendidikan ini, harus memiliki kemampuan untuk mengembangkan otonomi sekolah, karena terdapat fleksibelitas dalam merumuskan strategi, kebijakan, dan upaya-upaya sesuai dengan potensi dan kebutuhan sekolah.

Seorang kepala sekolah, tambah Nova, dituntut memiliki strategi yang tepat dalam membangun kebersamaan dan kegotongroyongan bersama masyarakat dalam meningkatkan layanan pendidikan di sekolah, meningkatkan profesionalisme guru, memperbaiki atmosfir lingkungan sekolah menjadi bersih, rapi, estetis, dan hijau.

“Kepala sekolah harus mampu mengembangkan budaya literasi di lingkungan sekolah dan mengembangkan model-model pembelajaran yang dapat mendorong pengembangan potensi siswa menjadi kreatif, kritis, komunikatif, kolaboratif, menguasai teknologi digital, dan membentuk karakter,” tutup Nova.

Amatan tim acehsiana.com, para kepala sekolah yang dilantik umumnya merupakan wajah lama. Mereka hanya mengalami pergeseran dari satu sekolah ke sekolah yang lain. Hanya sekitar 20%  wajah baru yang dilantik menjadi kepala sekolah. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *