Sab. Sep 25th, 2021

ACEHSIANA.COM, Lhokseumawe – Menyambut era disrupsi, guru Matematika SMK yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMK dan guru Fisika yang tergabung dalam MGMP Fisika SMA diberi pelatihan virtual based learning. Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian kegiatan pembinaan MGMP yang diselenggarakan oleh Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Aceh Wilayah Kota Lhokseumawe di SMKN 3 Lhokseumawe dan SMAN 2 Lhokseumawe pada Senin (4/11).

Guru Matematika SMK dilatih oleh Instruktur Virtual Coordinator Indonesia (VCI) Wilayah Aceh, Jon Darmawan M.Pd. Darmawan menawarkan dua tool yang dapat dimanfaatkan untuk keberlangsungan virtual based learning. Pada kesempatan tersebut, Darmawan memperkenalkan tool webex.

“Kita dapat melakukan pembelajaran jarak jauh menggunakan tool ini. Bahkan kita dapat melaksanakan praktikum virtual yang dapat diakses oleh siswa menggunakan gadget atau komputer masing-masing. Pembelajaran berlangsung secara tatap muka juga meskipun secara virtual,” jelas Ketua IGI Kota Lhokseumawe itu.

Didi Pianda melatih guru Fisika tentang virtual based learning

Pada kesempatan lain, Didi Pianda ST MSM yang juga instruktur VCI Wilayah Aceh melatih guru Fisika Lhokseumawe penggunaan virtual based learning. Tool  yang digunakan juga webex. Menurutt Didi, tool tersebut dapat dimanfaatkan guru untuk meningkatkan kompetensi dengan mengikuti diklat berbasis video conference.

“Banyak sekali pelatihan yang berlangsung secara virtual. Misalnya pelatihan yang dilaksanakan oleh IGI, SEAMEO dan Seamolec, dan bahkan Kemdikbud yang dapat dimanfaatkan guru. Jika guru mau mengikuti diklat virtual tersebut, maka kompetensi guru akan cepat meningkat,” pungkas Didi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *