Sel. Des 7th, 2021

ACEHSIANA.COM, Lhokseumawe Guru harus berubah agar berkembang. Demikian disampaikan Kasubbag Tata Usaha (TU) Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kota Lhokseumawe, Jamaluddin S.Pd MM saat membuka kegiatan peningkatan kompetensi guru SMA/SMK melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di gedung Cabdindik Wilayah Kota Lhokseumawe pada Sabtu (26/10).

Jamaluddin yang mewakili Kacabdindik Wilayah Kota Lhokseumawe menjelaskan bahwa seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih maka guru harus berkembang dari semua sisi. Lebih lanjut mantan Kepala SMKN 4 Lhokseumawe itu menambahkan bahwa ada fenomena yang harus disesuaikan dalam kehidupan guru dan siswa.

“Ada banyak peluang untuk berubah tetapi kita tidak mau berubah. Jika tidak mau berubah maka jangan bermimpi untuk berkembang. Di tangan guru yang berkembang atmosfer pendidikan akan lebih baik,” terang Jamaluddin.

Pada kesempatan tersebut Jamaluddin juga meminta guru untuk memikirkan cara agar kompetensi siswa Lhokseumawe dapat sampai pada ranah kognitif mencipta (C6). Terlebih lagi di era disrupsi dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih.

Sebelumnya Ketua panitia kegiatan, Helmi Dedi Wardana S.Pd melaporkan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kemampuan dan kinerja guru sebagai pendidik yang handal. Helmi menambahkan bahwa narasumber kegiatan tersebut terdiri atas narasumber lokal dan narasumber provinsi sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

“Terdapat 15 MGMP yang melaksanakan kegiatan ini. Masing-masing MGMP terdiri atas 30 guru. Dengan demikian maka total peserta adalah 450 guru. Meningat keterbatasan aula cabdindik, maka kegiatan pembukaan juga dilaksanakan di SMAN 1 Lhokseumawe dan SMKN 3 Lhokseumawe. Adapun pembukaan di aula Cabdindik diikuti oleh MGMP Fisika, Kimia, Biologi, Bahasa Inggris, dan Seni Budaya,” terang Helmi.

Editor: Darmawan Buchari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *