Kam. Des 2nd, 2021
Tim SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe menerima penghargaan juara II ajang Eption 2019

ACEHSIANA.COM, Lhokseumawe – Siswa SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe, Siti Zahwa Humaira, Putri Liyana, dan Agnes Valencia meraih juara 2 pada ajang Enviro Paper Competition (Eption) 2019. Ajang ini yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro, Semarang.

Dalam ajang Eption tersebut tim SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe memaparkan karya inovasi yang berjudul “Resolusi Perubahan Iklim Melalui Inovasi Pembalut Ramah Lingkungan”. Adapun produk yang dihasilkan diberi nama “Tropical Pad-The Renewable Outstanding Pad Into Change All Over The World”.

“Tidak hanya sebagai pengalaman, kemenangan ini juga menggarisbawahi proses perjuangan yang telah kami lalui. Untuk dikenang, diteruskan, serta disyukuri” ungkap Siti Zahwa Humaira dengan penuh rasa syukur.

Ajang Eption diikuti oleh sekolah-sekolah yang ada di seluruh Indonesia. Adapun skenario kegiatan yaitu setiap tim mengirimkan proposal penelitian dan panitia memilih 20 proposal terbaik. Dari jumlah tersebut setiap peserta melengkapi karya tulisnya dan terpilih 5 penelitian terbaik. Kelima penelitian terbaik ini diundang ke Universitas Diponegoro untuk mempresentasikan karya dan uji produk. Sementara tim penilai berasal dari Dosen Universitas Diponegoro.

Karya inovatif yang dihasilkan siswa Aceh ini dibimbing oleh Guru Biologi dan Kimia, Fauza Azima S.Pd dan Sarlivanti S.Pd M.Pd. Proses penelitan berlangsung selama lebih kurang dua bulan.

“Alhamdulillah atas capaian ini, tentunya berkat pendampingan dari guru-guru habat, sehingga anak-anak bisa berprestasi di tingkat nasional” kata Kepala SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe, Zubir kepada tim acehsiana.com.

Adapun juara I diraih oleh tim dari SMAN 3 Ponorogo dengan judul, “Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur dan Kulit Buah Naga Menjadi Edible Coating untuk Memperpanjang Masa Simpan Makanan”. Juara II dipersembahkan oleh tim SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe dengan judul Resolusi Perubahan Iklim Melalui Inovasi Pembalut Ramah Lingkungan”. Sedangkan juara III direbut oleh tim MAN 2 Medan dengan judul “Potensi Biji Alpukat Sebagai Elektrolit Subtituen Pasta Pada Baterai Kering”.

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *